Indonesia baru saja usai menyelenggarakan pesta demokrasi yang memberikan hasil bahwa Ir. Joko Wiodo dapat melanjutkan kembali kepemimpinannya di lima tahun mendatang. Sebagaimana biasanya, presiden terpilih akan mengangkat sejumlah orang yang dianggap berkompeten sebagai menteri guna membantu kinerja pemerintahan. Diantara menteri yang dilantik beberapa waktu lalu adalah Suharso Monoarfa Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN).

Beliau sah dilantik menjadi menteri per-tanggal 23 oktober 2019 lalu yang langsung dilakukan oleh presiden terpilih, Ir. Joko Widodo. Berdasarkan hal itu, Suharso akan membantu kinerja pre kabinet Indonesia Maju Jilid II mulai dari tahun 2019 hingga tahun 2024 mendatang.

Sebagai seorang menteri, Suharso Monoarfa memiliki latarang belakang pendidikan yang mumpuni. Beliau diketahui merupakan lulusan ITB pada tahun 1979 yang pada saat itu mengambil jurusan studi planologi. Kemudian pada tahun 1994 beliau melanjutkan pendidikan di University of Standard, Palo Alto di Amerika Serikat lulusan S2 di jurusan Executive Development. Berdasarkan tempuhan pendidikan yang dilewati, rupanya bapak suhardi telah menjadi anggota pemerintahan sejak mantan presiden Megawati Soekarno Putri dan wakil presiden Hamzah Haz menjabat.

Saat pemerintahan ibu megawati dan bapak hamzah haz, Suharso menjadi staf khusus untuk wakil presiden pada periode 2002 hingga 2004. Rasanya memang sangatlah pantas jika bapak presiden joko widodo memilihnya untuk menjadi menteri kabinet Indonesia Maju jilid II, sebab latar belakang dan pendidikan yang beliau miliki memang sepadan.

Brebes Tegal

0 / 5

Your page rank:

Top 10 Pilihan Jurusan Kuliah 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code