STASIUN SLAWI

Stasiun Slawi (SLW) merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Pakembaran, Slawi, Tegal. Stasiun yang terletak pada ketinggian +38 m ini merupakan stasiun aktif yang letaknya paling utara di Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus ditambah dua sepur badug di sisi selatan stasiun.

stasiun Slawi
Stasiun Slawi (foto doc. jateng.tribunnews.com)

Sejak tanggal 22 Januari 2005 sistem persinyalan di stasiun ini telah diganti dari manual menjadi elektrik. Pergantian sistem persinyalan itu diresmikan oleh Menhub RI Hatta Rajasa. Stasiun ini merupakan stasiun pertama di Indonesia yang menggunakan sinyal elektrik buatan dalam negeri. Sistem interlocking yang terdapat pada sinyal tersebut dirancang oleh PT Len Industri Indonesia (Persero).

calon penumpang antri tiket (foto doc. jateng.tribunnews.com)

Stasiun ini terletak di jalur kereta api Tegal–Prupuk sebagai satu-satunya stasiun yang masih aktif di lintas yang menjadi salah satu jalur kereta api sepi di Pulau Jawa tersebut. Jalur tersebut sebelumnya hanya dilintasi kereta api barang bahan bakar minyak (BBM) dari Maos ke Tegal maupun sebaliknya; sama sekali tidak ada kereta api penumpang. Kereta api penumpang pertama yang dioperasikan melewati jalur ini adalah KA Mahesa relasi Semarang–Bandung pp, namun KA ini dihentikan operasionalnya pada tahun 2003 karena sepi penumpang. Pada tahun 2009, PT Kereta Api memperpanjang trayek KA Kaligung yang semula Semarang–Tegal pp menjadi Semarang–Slawi pp,[6] namun pada tahun 2012 trayek KA tersebut dikembalikan seperti semula karena rute ini dianggap tak menguntungkan oleh PT KAI.

bagian dalam stasiun Slawi (foto doc. wikimepia.org)

Barulah pada tahun 2014, PT KAI mulai mengkaji ulang untuk mengoperasikan kembali kereta api penumpang di jalur ini. Pada tanggal 17 Februari 2014 PT KAI mulai mengoperasikan KA Kamandaka relasi Purwokerto–Semarang pp,[7] kemudian pada tanggal 19 Desember 2014 beroperasi menjadi tiga kali perjalanan pulang-pergi.[8] Sejak 1 Desember 2018 operasional KA ini sempat digantikan dengan KA Joglosemarkerto yang rutenya mengelilingi Jawa Tengah dan Yogyakarta,[9] kemudian yang terbaru mulai 1 Februari 2019 KA Kamandaka dioperasikan kembali khusus untuk koridor Purwokerto–Semarang.

Brebes Tegal

0 / 5

Your page rank:

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Previous Post

INDONESIA SIAP MENANG

Next Post
KA ARGO SINDORO

KERETA API ARGO SINDORO

Related Posts
Total
0
Share